KECERDASAN BUATAN (AI)   Leave a comment

KONSEP DASAR AI

Menurut Winston dan Prendergast (1984)
– Membuat mesin menjadi lebih pintar (tujuan utama)
– Memahami apa itu kecerdasan (tujuan ilmiah)
– Membuat mesin lebih bermanfaat (tujuan entrepreneurial)

Perilaku Cerdas
Perilaku Cerdas :
– Belajar atau mengerti dari pengalaman
– Memecahkan hal yang bersifat mendua atau kontradiktif
– Merespon situasi baru dengan cepat (fleksibel)
– Menggunakan alasan untuk memecahkan problem secara efektif
– Mangatasi situasi yang membingungkan
– Memahami dengan cara rasional
– Menerapkan pengetahuan untuk memanipulasi lingkungan
– Mengenali elemen penting pada suatu situasi

Mesin Cerdas
Agar mesin bisa cerdas (bertindak seperti dan sebaik manusia) , maka harus diberi bekal pengetahuan & mempunyai kemampuan untuk menalar.
Dua bagian utama yang dibutuhkan untuk aplikasi kecerdasan buatan :
1. basis pengetahuan (knowledge base): berisi fakta-fakta, teori, pemikiran & hubungan antara satu dengan lainnya.
2. motor inferensi (inference engine) : kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan pengetahuan

TURING TEST Metode Pengujian Kecerdasan
– Alan Turing mendesain sebuah test/ ujian yang dapat menguji apakah mesin/ komputer tersebut cerdas atau tidak.
– Turing test merupakan sebuah metode pengujian kecerdasan yang dibuat oleh Alan Turing.

Pandangan Perspektif AI

1. Perspektif Kecerdasan (Intelligence)
AI adalah bagaimana membuat mesin yang “cerdas” dan dapat melakukan hal-hal yang sebelumnya dapat dilakukan oleh manusia
2. Perspektif Bisnis
AI adalah sekelompok alat bantu (tools) yang berdaya guna, dan metodologi yang menggunakan tool-tool tersebut guna menyelesaikan masalah-masalah bisnis.
3. Perspektif Pemrograman (Programming)
AI termasuk didalamnya adalah studi tentang pemrograman simbolik, pemecahan masalah, proses pencarian (search)
4. Perspektif Penelitian (research)
Riset tentang AI dimulai pada awal tahun 1960-an, percobaan pertama adalah membuat program permainan (game) catur, membuktikan teori, dan general problem solving (untuk tugastugas sederhana)

Kecerdasan Alami dan AI

Kelebihan kecerdasan buatan :
– Lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami bisa berubah karena sifat manusia pelupa. Kecerdasan buatan tidak berubah selama sistem komputer & program tidak mengubahnya.
– Lebih mudah diduplikasi & disebarkan. Mentransfer pengetahuan manusia dari 1 orang ke orang lain membutuhkan proses yang sangat lama & keahlian tidak akan pernah dapat diduplikasi dengan lengkap.Jadi jika pengetahuan terletak pada suatu sistem komputer, pengetahuan tersebut dapat disalin dari komputer tersebut & dapat dipindahkan dengan mudah ke komputer yang lain.
– Lebih murah. Menyediakan layanan komputer akan lebih mudah & murah dibandingkan mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam jangka waktu yang sangat lama.
– Bersifat konsisten dan teliti karena kecerdasan buatan adalah bagian dari teknologi komputer sedangkan kecerdasan alami senantiasa berubah-ubah
– Dapat didokumentasi.Keputusan yang dibuat komputer dapat didokumentasi dengan mudah dengan cara melacak setiap aktivitas dari sistem tersebut. Kecerdasan alami sangat sulit untuk direproduksi.
– Dapat mengerjakan beberapa task lebih cepat dan lebih baik dibanding manusia

Kelebihan kecerdasan alami :
– Kreatif : manusia memiliki kemampuan untuk menambah pengetahuan, sedangkan pada kecerdasan buatan untuk menambah pengetahuan harus dilakukan melalui sistem yang dibangun.
– Memungkinkan orang untuk menggunakan pengalaman atau pembelajaran secara langsung. Sedangkan pada kecerdasan buatan harus mendapat masukan berupa input-input simbolik.
– Pemikiran manusia dapat digunakan secara luas, sedangkan kecerdasan buatan sangat terbatas.

Program Konvensional dan AI
PEMROSESAN SIMBOLIK
Komputer semula didisain untuk memproses bilangan/angka-angka (pemrosesan numerik).
Sementara manusia dalam berpikir dan menyelesaikan masalah lebih bersifat simbolik, tidak didasarkan kepada sejumlah rumus atau melakukan komputasi matematis.
Sifat penting dari AI adalah bahwa AI merupakan bagian dari ilmu komputer yang melukan proses secara simbolik dan non-algoritmik dalam penyelesaian masalah
HEURISTIC
Istilah Heuristic diambil dari bahasa Yunani yang berarti menemukan
Heuristic merupakan suatu strategi untuk melakukan proses pencarian (search) ruang problema secara selektif, yang memandu proses pencarian yang kita lakukan disepanjang jalur yang memiliki kemungkinan sukses paling besar.
HEURISTIC
Istilah Heuristic diambil dari bahasa Yunani yang berarti menemukan
Heuristic merupakan suatu strategi untuk melakukan proses pencarian (search) ruang problema secara selektif, yang memandu proses pencarian yang kita lakukan disepanjang jalur yang memiliki kemungkinan sukses paling besar.
PENCOCOKAN POLA (PATTERN MATCHING)
AI bekerja dengan metode pencocokan pola (pattern matching) yang berusaha untuk menjelaskan obyek, kejadian (events) atau proses, dalam hubungan logik atau komputasional.

Lingkup Utama AI

1. Sistem pakar (expert system) : komputer sebagai sarana untuk menyimpan pengetahuan para pakar sehingga komputer memiliki keahlian menyelesaikan permasalahan dengan meniru keahlian yang dimiliki pakar.
2. Pengolahan bahasa alami (natural language processing) : user dapat berkomunikasi dengan komputer menggunakan bahasa sehari-hari, misal bahasa inggris, bahasa indonesia, dll.
3. Pengenalan ucapan (speech recognition) : manusia dapat berkomunikasi dengan komputer menggunakan suara.
4. Robotika & sistem sensor
5. Computer vision : menginterpretasikan gambar atau objek-objek tampak melalui komputer
6. Intelligent computer-aided instruction : komputer dapat digunakan sebagai tutor yang dapat melatih & mengajar
7. Game playing

Soft Computing

Soft computing merupakan inovasi baru dalam membangun sistem cerdas yaitu sistem yang memiliki keahlian seperti manusia pada domain tertentu, mampu beradaptasi dan belajar agar dapat bekerja lebih baik jika terjadi perubahan lingkungan. Soft computing mengeksploitasi adanya toleransi terhadap ketidaktepatan, ketidakpastian, dan kebenaran parsial untuk dapat diselesaikan dan dikendalikan dengan mudah agar sesuai dengan realita (Prof. Lotfi A Zadeh, 1992).
Metodologi-metodologi yang digunakan dalam Soft computing adalah :
1. Sistem Fuzzy (mengakomodasi ketidaktepatan)  Logika Fuzzy (fuzzy logic)
2. Jaringan Syaraf (menggunakan pembelajaran)  Jaringan Syaraf Tiruan (neurall network)
3. Probabilistic Reasoning (mengakomodasi ketidakpastian)
4. Evolutionary Computing (optimasi)  Algoritma Genetika

Intelligence Agent

Agent adalah sesuatu yang seolah-olah merasakan sesuatu dari lingkungannya melalui sensor dan memberikan aksi balasan kepada lingkungan tersebut melalui effector.
Multi agent adalah kumpulan dari beberapa agent yang berada pada lingkungan yang sama
Human agent = agent yang dibuat menyerupai manusia memiliki mata, telinga dan organ lain sebagai sensor, serta tangan, kaki, mulut, dan bagian tubuh lain sebagai effector.
Sebuah agent robot menggunakan kamera dan sinar infrared dalam range tertentu sebagai sensor dan berbagai motor (mesin) sebagai effector.

Struktur Intelligence Agent
Tujuan utama kecerdasan buatan adalah mendesain “program” bagi agent yang berfungsi mengimplementasikan pemetaan persepsi ke aksi dari suatu atau beberapa agent.
Program tersebut akan berjalan pada beberapa computing device yang disebut “arsitektur”.
Arsitektur = hardware yang digunakan untuk tujuan tertentu,misal : kamera, filtering audio input,dll

Sebelum membuat agent harus mendesain/merancang gambaran tentang agent tersebut, yaitu :
– agent type
– percepts and actions yang ada pada agent
– goal / performance measure yang akan agent capai
– environment tempat agent tersebut beroperasi

Referensi :
Hestiningsih, Idhawati, Pengantar Kecerdasan Buatan.
Pandjaitan, Lenny W., 2007, Dasar-dasar Komputasi Cerdas, ANDI, Yogyakarta.
Suyanto, 2007, Artificial Intelligence : Searching, Reasoning, Planning, dan Learning, Informatika, Bandung.

Posted Desember 29, 2012 by abdijeinlaknat brotherbad in Artikel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s