Jalan Tol CIKAPALI (CIKAMPEK – PALIMANAN) menjadi CIPALI (CIKOPO – PALIMANAN)   Leave a comment

Jalan Tol Cipali/cikapali merupakan jalan tol terbaru yang dibuat, tol yang terbentang sepanjang 116.75 kilometer. Memiliki dua arus jalan dan setiap arusnya hanya bisa dilintasi 2 kendaraan. Ini adalah proses pembuatannya. Nama Tol Cipali awal mulanya yaitu Cikapali (Cikampek – Palimanan). Sekarang menjadi Cipali (Cikopo – Palimanan). Jalan ini di buat untuk memperpendek jarak tempuh dan mengurangi kemacetan saat arus mudik tiba.

Alasan perubahan nama dari CIKAPALI menjadi CIPALI karena Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi memprotes penamaan tol Cikampek – Palimanan dikarenakan lokasi hulu ruas jalan tol itu berada di Cikopo, Kabupaten Purwakarta, bukannya di Cikampek yang masuk Kabupaten Karawang. Dia menyontohkan kesalahan masa lalu dalam pemberian nama jalan tol Jakarta-Cikampek. Lokasi simpang susun dan pintu gerbang tol Cipali, secara geografis faktanya berada di Desa Cikopo, Kecamatan Bungursari, Purwakarta. Ada pun jarak simpang susun dan gerbang tol tersebut ke tapal batas Cikopo dengan Cikampek, masih berjarak tiga kilometeran. Akhirnya, saat peresmian pada Juni 2015 nama jalan tol ini berubah dari Jalan Tol Cikampek-Palimanan (Cikapali) menjadi Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali)

Jalan Tol Cikopo-Palimanan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 13 Juni 2015. Besaran tarif yang telah ditentukan untuk melintasi tol terpanjang di Indonesia tersebut sebesar Rp 96 ribu untuk golongan I. Proses peresmiannya dilakukan pada malam hari. Dan setelah peresmian jalan Tol ini Gratis pemakaian selama 1 minggu.

Jalan tol ini dibangun di atas lahan seluas 1.080,69 hektare dan terbagi menjadi 6 seksi:

  • Seksi I, Cikopo-Kalijati (29.12 kilometer)
  • Seksi II, Kalijati-Subang (9.56 kilometer)
  • Seksi III, Subang-Cikedung (31.37 kilometer)
  • Seksi IV, Cikedung-Kertajati (17.66 kilometer)
  • Seksi V, Kertajati-Sumberjaya (14.51 kilometer)
  • Seksi VI, Sumberjaya-Palimanan (14.53 kilometer)

Jalan tol Cikopo – Palimanan dibiayai dengan Skema Private Public Partnership (PPP)/Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jaringan jalan serta mendorong pengembangan kawasan pendukung di wilayah Jawa Barat.‎ Pembangunan dilaksanakan oleh PT Lintas Marga Sedaya melalui komposisi pemegang saham adalah PLUS Expressways Berhad Sebesar 55% dan PT Baskhara Utama Sedaya sebesar 45% dengan total investasi sebesar Rp. 12,56 triliun dan masa konsesi 35 tahun. Pekerjaan konstruksi dilaksanakan oleh Konsorsium PT. Karabha Griyamandiri – PT. Nusa Raya Cipta Joint Operation (KGNRC JO)

Jalan tol ini belum mempunyai rest area tapi direncanakan akan mempunyai rest area  8 tempat peristirahatan, 7 simpang susun dan 7 tempat pertukaran antara lain di Cikopo, Kalijati, Subang, Cikedung, Kertajati, Sumberjaya, dan Palimanan.

Letak Gerbang Tol Cipali :

  • Cikopo         di KM 77 menghubungkan Cikampek-Purwakarta
  • Kalijati          di  KM 106 menghubungkan Pamanukan-Subang
  • Subang        di KM 116 menghubungkan Pamanukan-Subang
  • Cikedung     di KM 148 menghubungkan Subang-Sumedang
  • Kertajati       di KM 165 menghubungkan Majalengka-Indramayu
  • Sumberjaya di KM 180 menghubungkan Jatiwangi-Palimanan
  • Palimanan   di KM 93 menghubungkan Indramayu-Cirebon

Proses pembuatan Tol lokasi Majalengka (Banggala, Desa Palasah, Kec. Kertajati)

proses cikapali atau cipali

proses Pembuatan Tol Cikapali atau Cipali

Proses tol0673

X20629

X20630

XTWO0615

Posted Juni 24, 2015 by abdijeinlaknat brotherbad in Artikel, Bebas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s